Selasa, 27 April 2010

Menu Hari Ini: ITMG, INCO, UNTR, BIPI, ASRI & BSDE (rabu,28 Apr 2010)

Bursa saham Rabu (28/4) diperkirakan masih melanjutkan koreksi.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Penurunan Rating Utang Yunani Tekan Minyak (rabu,28 Apr 2010)

Harga minyak mentah turun di hari ketiga perdagangan seiring dengan harga saham dunia yang mengalami penurunan dan kenaikkan dolar setelah Standard & Poor’s Ratings Service menurunkan rating obligasi Yunani hingga ke tingkat terendah.

Harga Minyak Sawit Kembali Tergelincir(rabu, 28 Apr 2010 )

Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) gagal melanjutkan penguatannya.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Sst.. Direktur PGAS Jual Saham (rabu,28 Apr 2010)

Pemegang saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), Baskoro Palwo Nugroho dilaporkan telah menjual 125.000 lembar saham pada 15-20 April 2010.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Cermati Saham SIPD (rabu,28 Apr 2010)

Investor perlu mencermati saham PT Sierad Produce Tbk (SIPD) karena akan dikerek menembus level Rp100 seiring dengan rencana perseroan rights issue.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Senin, 26 April 2010

NIKL Raup Laba Bersih Rp28,051 Miliar(selasa, 27 Apr 2010)

PT Pelat Merah Nusantara Tbk (NIKL) berhasil mencetak laba bersih di kuartal 1-2010 sebesar Rp28,051 miliar ketimbang periode yang sama 2008 merugi Rp1,193 miliar.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

DOID: Laba Bersih BUMA Rp 151 M (selasa,27 Apr 2010 )

Laba bersih Bumi Makmur pada kuartal I 2010 naik cukup signifikan dibanding periode yang sama tahun 2009 sebesar Rp 73 miliar.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Kuartal I, Laba Bersih AKRA Tumbuh 61% (selasa,27 Apr 2010)

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berhasil membukukan peningkatan laba bersih 61% menjadi Rp 70,3 miliar pada kuartal I-2010 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 43,7 miliar.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

SRSN Targetkan Penjualan Rp 401 Miliar (selasa,27 Apr 2010)

PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) memproyeksikan penjualan tahun ini sebesar Rp 401 miliar atau naik 13% dari pencapaian 2009 sebesar Rp 352,54 miliar.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

OKAS Menangi Kontrak Chevron (selasa,27 Apr 2010)

PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) melalui anak usahanya, PT Bormindo Nusantara telah memenangi kontrak dari Chevron berupa jasa penyewaan rig senilai US$ 4,95 juta.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Minggu, 25 April 2010

Akumulasi Saham ANTM & PGAS (senin,26 Apr 2010)

Di tengah peluang rebound-nya bursa, saham ANTM dan PGAS, Senin (26/4) bisa menjadi pilihan. Namun, trading sebaiknya dilakukan untuk saham lapis dua dan tiga.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

BIPI Bakal Akuisisi APEX (senin,26 Apr 2010)

PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) kembali dikabarkan tertarik mengakuisisi sebuat perusahaan kontraktor minyak dan gas bumi (migas).
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Kamis, 22 April 2010

IHSG Siap Bergerak Fluktuatif (jumat,23 Apr 2010)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil berbalik arah dan ditutup menguat mengukir titik tertingginya sepanjang sejarah lagi.
Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Kinerja ANTM Membaik (jumat,23 Apr 2010 )

Sepanjang kuartal I 2010 kinerja PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menunjukan perbaikan dengan membukukan laba bersih Rp201,94 miliar, sementara pada periode sama tahun sebelumnya hanya Rp89,88 miliar.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara.

PGAS Targetkan Penjualan 969 BBTUD Gas di 2010 (jumat,23 Apr 2010 )

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk memperkirakan penjualan gas selama 2010 akan mencapai 969 billion british thermal unit per day (BBTUD).
Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Laba Bersih ISAT Naik 139,2% (jumat,23 Apr 2010)

PT Indosat Tbk mengumumkan kenaikan kinerja keuangan tidak diaudit selama triwulan I-2010 sebesar 139,2 persen menjadi Rp285,9 miliar dari Rp119,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Rabu, 21 April 2010

IHSG Siap Tinggalkan Lagi 2.900 (kamis,22 Apr 2010)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat tajam menembus rekor tertinggi barunya.
Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

'Trading' Saham yang Masih 'Lagging' (kamis,22 Apr 2010)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (22/4) diprediksikan melanjutkan penguatan.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Minyak Tergelincir Di Bawah US$84 per Barel (kamis,22 Apr 2010)

Harga minyak tergelincir di bawah US$84 per barel pada perdagangan Rabu (21/4), usai pemerintah AS menyatakan cadangan minyak pekan lalu tumbuh diatas ekspektasi.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Maret, Ekspor CPO Turun 9% (kamis,22 Apr 2010)

Ekspor kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) Indonesia pada Maret 2010 turun 9% dari Februari.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Saham BTEL Menuju Rp200 (kamis,22 Apr 2010)

Rencana road show PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) untuk mendukung penerbitan obligasi US$250 juta akan dimanfaatkan oleh konsorsium broker.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Selasa, 20 April 2010

IHSG Hari Ini Berpeluang Menuju Level 2.912 (rabu,21 Apr 2010 )

Sinyal dari candle chart masih memungkinkan IHSG hari ini menguat dengan peluang menuju level 2.912.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Total Aset ADRO Capai Rp42,27 Triliun (rabu,21 Apr 2010)

PT Adaro Energy Tbk, sebagai penghasil batubara thermal terbesar kedua di Indonesia, Per Desember 2009, memiliki Total Aset senilai Rp42,47 triliun, Total Kewajiban sebesar Rp24,95 triliun dan Total Ekuitas sebesar Rp17,44 triliun.

ANTM Kaji Penerbitan Saham Baru (rabu,21 Apr 2010)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mempertimbangkan opsi penerbitan saham baru (rights issue) untuk mencukupi pembiayaan investasi tahun 2010 yang diperkirakan mencapai Rp 2,35 triliun.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

ARTI Merugi Hingga Rp180,454 Miliar (rabu,21 Apr 2010)

PT Ratu Prabu Energy Tbk (ARTI) menderita kerugian bersih konsolidasi per 31 Desember 2009 sekitar Rp180,454 miliar ketimbang perolehan 2008 dengan untung Rp33,149 miliar.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Senin, 19 April 2010

Bank Jabar Diizinkan Lepas 40% Saham (selasa,20 Apr 2010 )

PT Bank Jabar Banten memperoleh persetujuan dari pemegang saham untuk melaksanakan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebanyak 40% saham.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

AGRO Siapkan Obligasi Rp 200 M (selasa,20 Apr 2010)

PT Bank Agroniaga Tbk (AGRO) akan menerbitkan obligasi untuk pertama kali sebesar Rp 200 miliar pada 2011.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

WIKA, lapis Kedua Paling Menjanjikan (Selasa,20 Apr 2010)

Di antara beberapa saham sektor konstruksi bangunan, PT Wijaya Karya (Wika) Tbk (WIKA) secara kinerja dan perusahaan masih yang terkuat.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Volume Penjualan CPO Astra Agro Turun 1,2% (selasa,20 Apr 2010)

Kinerja PT Astra Argo Lestari Tbk (AALI) di awal tahun ini masih melemah, terpantau dari volume penjualan minyak kelapa sawit alias crude palm oil (CPO) di Kuartal I-2010 sebanyak 223.308 ton.
Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

ANTM Siapkan Rights Issue untuk Danai Sejumlah Proyek (selasa,20 Apr 2010 )

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjajaki opsi penerbitan saham baru (right issue) sebagai salah satu alternatif pendanaan untuk proyek-proyek yang tengah digarapnya.
Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Minggu, 18 April 2010

Indeks Rawan Koreksi (senin,19 Apr 2010)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak bertahan lama di level 2.900.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Saham JPRS Berpotensi Menuju Rp500 (senin,19 Apr 2010)

PT Jaya Pari Steel Tbk (JPRS) dikabarkan membentuk perusahaan konsorsium dengan PT Krakatau Steel untuk mendukung megaproyek Jembatan Selat Sunda.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

TBLA Cetak Laba Bersih Melejit 118,27% (senin,19 Apr 2010)

Sepanjang 2009, PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) berhasil mencetak laba bersih 118,27% menjadi Rp138,244 miliar ketimbang 2008 hanya Rp63,336 miliar.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Cermati Saham TINS (senin19 Apr 2010)

Saham PT Timah Tbk (TINS) diproyeksikan mampu menguat hingga Rp3.100 dalam waktu dekat.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Jumat, 16 April 2010

Wall Street Merosot Dipicu Saham Keuangan (Sabtu, 17 April 2010)

Saham sektor keuangan memimpin kejatuhan Wall Street pada perdagangan Jumat (16/4) setelah regulator federal mengajukan tuduhan penipuan perdata terhadap Goldman Sachs untuk transaksi hipotik subprime.
Mengutip AP, Dow Jones Industrial rata-rata turun sekitar 125 poin ke level di bawah 11.000. Analis mengatakan pasar siap untuk turun setelah mengalami penguatan selama dua bulan terakhir. Berita dari Goldman Sachs memberi alasan investor untuk menjual dan melakukan proit taking. "Pada dasarnya mereka menjual dan bertanya-tanya kemudian," ujar Quincy Krosby, strategi pasar di Prudential Financial.
Saham sebelumnya sudah bersiap-siap untuk turun begitu ada kabar perusahaan sekuritas dibebani sebuah bank investasi terkemuka. Investor kecewa setelah Google melaporkan laba yang tidak sesuai prediksi. General Electric Co dan Bank of America Corp melaporkan keuntungan pendapatan di atas perkiraan, namun sahamnya masih jatuh. Pendapatan GE akan dilansir dalam waktu dekat, sementara Bank of America menyatakan tetap mengalami kerugian yang tinggi.
Para sekuritas dibebankan salah satu wakil presiden Goldman yang gagal untuk mengungkapkan informasi penting kepada investor tentang Efek Beragun Aset yang kompleks. Saham perusahaan jatuh US$23,57 atau 12,8 persen ke US$160,70. Perusahaan kehilangan US$14,2 miliar Jumat.
"Semua reaksi spontan terarah ke Goldman," ujar Steven Goldman, Kepala Strategi Pasar Weeden & Co. Dia mengatakan fundamental pasar, tanda-tanda optimistis terhadap adanya tanda-tanda pemulihan ekonomi masih belum berubah.
Beban datang akibat kantor sekretariat Presiden Obama tengah merencanakan peraturan baru terhadap bank nasional dan perdagangan efeknya, khususnya terhadap sekuritas yang eksotis seperti kasus Goldman. Bank investasi secara luas dianggap sebagai salah satu pemicu krisis keuangan yang melumpuhkan sistem keuangan nasional pada musim gugur tahun 2008. "Arah menunju peraturan keuangan itu telah dilakukan hari ini," kata Thomas Villalta, Manajer Co-portofolio Jones Villalta Opportunity Fund.
Para analis mengatakan bank lain yang juga terkait dengan perdagangan efek juga akan diteliti dengan hati-hati. Itu berarti industri keuangan akan melanjutkan perjuangan mereka adanya karena ketidakpastian tentang reformasi dan potensi investigasi lainnya.
Saham di sektor keuangan ini jatuh tajam pada Jumat setelah enam hari berturut-turut menguat dan mendorong Dow berada di level tertingginya dalam lebih dari 18 bulan. Saham terus naik dalam beberapa bulan terakhir sebagai pertanda bahwa pertumbuhan ekonomi mulai pulih kembali, meskipun perlahan.
Pada perdagangan akhir pekan Dow jatuh 125,91 poin atau 1,1 persen ke level 11.018,66. Indeks Standard & Poor's 500 jatuh 19,54 poin atau 1,6 persen menjadi 1.192,13, sedangkan indeks Nasdaq jatuh 34,43 poin atau 1,4 persen ke 2.481,26. Sekitar lima saham turun untuk setiap saham yang naik di New York Stock Exchange, di mana volume konsolidasi sebanyak 8,1 miliar saham, lebih banyak dibandingkan perdagangan kemarin 6 miliar lembar saham.
Investor melihat berita ekonomi masa lalu. Departemen Perdagangan mengatakan pembangunan perumahan Maret naik ke angka tertingginya dalam 16 bulan. Namun, pembangunan rumah untuk satu keluarga, segmen yang paling penting dari pasar, jatuh. Para ekonom juga prihatin tentang adanya hambatan lanjutan di pasar perumahan, seperti suku bunga KPR naik dan akhir bulan ini kredit pajak pembilian rumah yang naik. Sebuah laporan terpisah menunjukkan sentimen konsumen bulan ini jatuh.
Dengan kejatuhan saham, investor mencari investasi yang aman di obligasi Treasury. Hasil benchmark Treasury 10 tahun turun menjadi 3,77 persen dari 3,84 persen Kamis malam. Dolar AS sebagian besar menguat terhadap mata uang utama lainnya. Emas jatuh. Minyak mentah jatuh US$2,27 untuk menetap di US$83,24 per barel di New York Mercantile Exchange.
Indeks Volatilitas Chicago Board Options Exchange, yang mengukur berapa besar harapan investor di pasar melompat 15 persen ke level tertinggi dalam sebulan setelah keluarnya berita dari Goldman.
Indeks Russell 2000 jatuh 9,59 poin atau 1,3 persen menjadi 714,62. Di luar negeri, FTSE 100 jatuh 1,4 persen, indeks DAX Jerman jatuh 1,8 persen, dan Perancis CAC-40 jatuh 1,9 persen. Nikkei Jepang turun 1,5 persen.
Dalam sepekan Dow Jones ditutup naik 21,31 poin atau 0,2 persen ke 11.018,66. Indeks Standard & Poor's 500 turun 2,24 poin atau 0,2 persen ke 1.192,13. Indeks komposit Nasdaq naik 27,21 poin atau 1,1 persen ke 2.481,26. Indeks Russell 2000 naik 11,67 poin atau 1,7 persen menjadi 714,62.

Inilah Dosa Ganda Goldman Sachs (Sabtu, 17 April 2010)

Jika kelak tudingan Securities Exchange and Commission (SEC) terbukti benar, pelanggaran yang telah dilakukan lembaga keuangan kesohor Goldman Sachs benar-benar serius.
“Produknya memang baru dan kompleks, namun akal-akalan dan konflik kepentingan yang ada di dalamnya sebenarnya kuno dan sederhana,” ujar Enforcement Director SEC Robert Khuzami, Jumat waktu New York (16/4), menggambarkan pelanggaran Goldman.

Pangkal soal kasus ini adalah produk ABACUS keluaran Goldman. Produk ini masuk kategori Collateralized Debt Obligation (CDO). CDO adalah sejenis surat utang turunan atau derivatif yang menggunakan kumpulan surat utang lain sebagai jaminan.

Tidak hanya sampai di situ. Kumpulan surat utang yang digunakan sebagai jaminan itu juga berjaminan tagihan surat utang atau kredit lain. Lazimnya, tagihan yang menjadi awal rangkaian jamin-menjaminkan ini adalah tagihan kredit perumahan berisiko tinggi atau suprime mortgage.

Kisah berawal ketika di awal 2007, Fabrice Tourre, salah satu Vice President Goldman Sachs, memiliki ide menerbitkan CDO yang menggunakan asset-aset kredit berbau kredit suprime sebagai asset dasarnya (underlying asset). Sampai di sini tidak ada yang aneh.

Masalahnya, dalam proses pembuatan CDO nan kompleks berjuluk ABACUS itu, Tourre melibatkan perusahaan pengelola dana (hedge fund) Paulson & Co untuk membantu memilih aset-aset yang akan menjadi portofolio CDO itu. Padahal, Tourre mengetahui bahwa Paulson justru memiliki posisi yang berlawanan dengan CDO itu.

Paulson memprediksi harga aset berbasis aset suprime akan jatuh. Karenanya, ia bertaruh dengan memasang posisi short (jual) di CDO tersebut. Sederhananya, Paulson melawan produk buatannya sendiri. SEC memperkirakan dari aksi ini, Paulson meraup untung US$ 1 miliar. Sebesar ini pula perkiraan kerugian investor lain.

Namun, kesalahan Goldman bukan hanya itu. Ketika memasarkan, menurut SEC, mereka tidak menyampaikan informasi vital tentang ABACUS, termasuk tentang keterlibatan Paulson. Dalam materi pemasarannya, Goldman justru menyebut ACA Management LLC sebagai perusahaan yang memilih portofolio ABACUS. Jadi dosa Goldman dobel, yakni mengakali investor dan tak jujur kepada para investornya.

Dengan dasar itulah, SEC menuntut Goldman Sachs dan Tourre ke pengadilan New York. Mereka mengantongi email-email komunikasi Goldman, Paulson, maupun ACA, sebagai bukti. Bisa ditebak, Golman menyangkal tudingan ini. “Tuntutan SEC tak memiliki dasar hukum dan fakta. Kami akan melawan dan mempertahankan reputasi perusahaan,” tulis Goldman dalam pernyataan resminya.

Bagaimana nasib Paulson? Untuk sementara ini, Paulson terbebas dari tuntutan. Tapi banyak pihak memprediksi, tuntutan SEC ini akan memicu antrean tuntutan lain dari pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh aksi haram ini. Dan, Paulson bisa terseret.

Pada pukul 16.00 sore waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average telah merosot 1,37% menjadi 11.018,66 akibat kabar mengejutkan ini.

Kamis, 15 April 2010

Tren Bullish Berlanjut (jumat,16 Apr 2010)

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan berpotensi akan melanjutkan tren bullish seperti yang ditampilkan bursa kemarin.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Saham Apa Yang Menarik Hari Ini? (jumat,16 Apr 2010 )

Sejumlah perusahaan sekuritas mengirimkan rekomendasi saham yang bisa menjadi bahan pertimbangan Anda memilih untuk mengambil aksi jual, beli atau investasi saham lain hari ini.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia

Harga Minyak Mentah Turun Tipis (jumat,16 Apr 2010)

Harga minyak mentah melemah meski berada dikisaran level USD85 per barel, pada penutupan perdagangan Kamis (15/4/210) waktu setempat.
Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Akuisisi 3 Perusahaan Tambang, RAJA Usulkan Vendor Financing (jumat,16 Apr 2010)

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menjelaskan jika pihaknya mengusulkan agar dilakukan pembiayaan (vendor financing) terkait rencana perseroan untuk mengakuisisi tiga perusahaan energi.
Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Rabu, 14 April 2010

INTI Incar Kontrak dari Perusahaan BUMN (kamis,15 Apr 2010)

Irfan menyatakan, INTI mengincar kontrak dari seluruh perusahaan pelat merah.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Saham CTTH Berpotensi ke Rp200 (kamis,15 Apr 2010)

PT Citatah Tbk (CTTH) dikabarkan dapat pinjaman dari sindikasi konsorsium investor asing asal Singapura guna mendukung rencana ekspansi usaha perseroan di tambang di Kalimantan.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

PGAS Selesaikan Uji Tuntas 2 Produsen Gas (kamis,15 Apr 2010 )

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN/PGAS) telah menyelesaikan uji tuntas (due diligence) terhadap dua produsen gas yang akan diakuisisi.
Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Harga CPO Merangkak Naik (kamis,15 Apr 2010)

Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar global terus merangkak naik.
Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Suplai AS Turun, Harga Minyak Naik (kanis,15 Apr 2010 )

Harga minyak menguat 2% pada perdagangan Rabu (13/4), usai pemerintah menyatakan bahwa suplai minyak turun untuk pekan lalu.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Selasa, 13 April 2010

Pilihlah Saham Batubara & Infrastruktur (rabu,14 Apr 2010)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (14/3) diprediksikan bergerak bervariasi cenderung konsolidasi.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

INVS Tawarkan Saham Baru dengan Harga Diskon 90,2% (rabu,14 Apr 2010 )

PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) berencana menerbitkan saham baru alias rights issue.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online.

Rajawali Incar TBLA? (rabu,14 Apr 2010)

Setelah melepas sebagian besar kepemilikannya di PT Semen Gresik Tbk (SMGR), Grup Rajawali dikabarkan tengah mengincar saham Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA).
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Cermati Saham MEDC (rabu,14 Apr 2010)

Kabar di pasar menyebutkan, saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC) masih berpeluang menguat, setelah kemarin memecahkan rekor tertingginya di tahun ini.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Senin, 12 April 2010

IHSG Siap Disapa Profit Taking (selasa,13 Apr 2010)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat tajam, bersamaan dengan penguatan bursa-bursa regional lainnya.
Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Harga Emas Spot US$1.156,40 per Ounce (selasa13 Apr 2010)

Harga emas di pasar spot hari ini tercatat di posisi US$1.156,40 per ounce, atau menurun dibandingkan dengan US$1.165,95 per ounce pada akhir pekan lalu.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

Harga Minyak Jatuh Lagi (selasa,13 Apr 2010)

Harga minyak merosot pada Senin untuk keempat sesi berturut-turut di New York, di bawah tekanan dari permintaan yang biasa-biasa saja di Amerika Serikat, konsumen energi terbesar di dunia.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia.

MIRA Belum Lunasi Akuisisi APEX (selasa,13 Apr 2010)

PT Mitra International Resources Tbk (MIRA) terus ditimpa masalah.
Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Hari Ini, Rupiah Dipastikan Tembus Rp9.000 (selasa,13 Apr 2010)

Nilai tukar rupiah diproyeksikan bakal menembus level Rp9.000.
Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Minggu, 11 April 2010

research ( senin,12/04/2010 )

ANTM (2425) - Trading buy
MEDC (2725) - Trading buy
GZCO (415) - Trading buy
SMCB (2225) - Trading buy

Capital Inflow Kian Deras, IHSG Masih Uptrend (senin,12 Apr 2010)

Terus masuknya dana asing (capital inflow) ke pasar saham Indonesia, nampaknya bakal membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) terus mengalami penguatan.
Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

Harga Minyak Picu Ekspektasi BUMI Sepekan(senin,12/04/2010)

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sepekan ini menguat 8,7% ke level Rp2.500.
Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com.

Bumi Mineral Akan IPO US$ 1 Miliar (senin,12 Apr 2010)

PT Bumi Resources Mineral (BRM) menjajaki penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 9 triliun.
Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Eksekusi Saham Rajawali di SMGR Tunggu Izin Menkeu (senin,12/04/2010)

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menunggu keputusan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani selaku kuasa pemegang saham pengendali terkait pembelian 73,847 juta saham (1,25%) milik Rajawali Corporation di PT Semen Gresik Tbk (SMGR).

Kamis, 08 April 2010

research ( jumat,09/04/2010 )

DOID (1170) - trading buy
PGAS (4050) - spec buy
SMGR (8200) - sell
GGRM (28100) - holl

MNC Realisasi 'Buyback' Rp58,685 Miliar (jumat,09/04/2010)

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) telah merealisasikan pembelian saham kembali alias buyback periode keempat sebanyak 217.062.500 saham setara dengan 15,8% sebesar Rp58,685 miliar.
Demikian penjelasan manajemen MNC dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (9/4).
Adapun total yang akan dibeli kembali sebanyak 1.375.000.000 saham atau sebanyak 10% dari modal disetor perseroan.

Cermati Saham Duta Anggada (jumat,09/04/2010)

Rencana ABN Amro Bank menambah kepemilikan saham di Duta Anggada Realty Tbk (DART) diperkirakan akan mengangkat harga sahamnya menuju Rp250-300.
Kabar di pasar menyebutkan, harga saham DART saat ini telah ketinggalan dari saham properti lainnya. Duta Anggada dalam waktu dekat akan mengerjakan proyek baru dengan pengembang properti dari Singapura.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin, harga saham DART ditutup turu, Rp1 ke Rp189.

http://inilah.com/

Bumi Terbitkan 'Convertible Bond' (jumat,09/04/2010)

Kabar di kalangan pasar menyebutkan, Bumi Resources Tbk (BUMI) akan menerbitkan surat utang yang bisa dikonversi saham alias convertible bond pada harga Rp3.366.
Surat utang itu jatuh tempo pada tuga tahun setelah penerbitannya. Makanya saham BUMI cenderung naik pada awal perdagangan.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin harga saham BUMI ditutup turtn Rp25 ke Rp2.450.

http://inilah.com/

Saham Ancora Berpotensi Menuju Rp400 (jumat,09/04/2010)

PT Ancora Resources Tbk (OKAS) segera mengakuisisi dua tambang batubara di Sumatera dan Kalimantan. Hal ini membuat harga saham OKAS berpotensi menuju Rp400.
Manajemen perseroan mengatakan, cadangan batubara di Sumatera dan Kalimantan sebanyak 30 juta hingga 50 juta ton. Secara teknikal harga sahamnya menguat.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin harga saham OKAS ditutup naik Rp25 ke Rp360.

http://inilah.com/news/read/ekonomi/2010/04/08/445521/saham-ancora-berpotensi-menuju-rp400/

( jumat,09/04/2010)

  • 9 Apr 2010 - 8:15am
    PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mendapat fasilitas pinjaman senilai Rp 17 triliun dari institusi asing dan lokal.
    Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.
  • 8 Apr 2010 - 9:46pm
    PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan melepas dua anak perusahaannya yakni PT Citra Sari Makmur (CSM), dan PT Patra Telekomunikasi Indonesia (Patrakom).
    Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Rabu, 07 April 2010

Gozco Ajukan Dividen Hingga Rp 12,24 per Saham (kamis,08/04/2010)

PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) berencana membagikan dividen sebesar 10-30% atas laba yang mereka perolehan di tahun 2009 sebesar Rp 204,385 miliar. Nilai per sahamnya antara Rp 4,08 hingga Rp 12,24.

Namun usulan ini masih harus mendapat persetujuan pemegang saham dalam RUPS, yang rencananya terselenggara pada Senin (12/4/2010) mendatang.

Adira Bagi Dividen Rp 242,5 per Saham (kamis,08/04/2010)

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) akan membagikan dividen tahun buku 2009 sekitar 20% atau Rp 242,5 miliar dari laba bersih tahun 2009. Nilai per sahamnya setara dengan Rp 242,5 per saham.

Demikian disampaikan Chief Executive Officer ADMF, Stanley S. Atmadja seusai RUPST di Hotel Four Season Jalan HR Hasuna Said Jakarta, Rabu (7/4/2010).

Harga Minyak Bisa Tembus US$ 90 di Semester Satu 2010 (kamis,08/04/2010)

Reli harga minyak mentah dunia tertahan. Sampai pukul 14.30 WIB kemarin (6/4), harga minyak mentah untuk pengiriman Mei 2010 di New York Mercantile Exchange (NYMEX) terkoreksi 0,15% menjadi sebesar US$ 86,49 per barel.

Selasa, 06 April 2010

Cermati Saham Batubara & Infrastruktur(rabu,07/04/2010)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (7/4) masih berpeluang menguat. Rekomendasi analis hari ini yakni untuk saham sektor batubara dan infrastruktur.
Analis pasar modal Bhakti Sekuritas Edwin Sebayang memperkirakan, penguatan IHSG hari ini akan terdorong oleh momentum penguatan jangka pendek yang belum berakhir. Hal ini dipicu pembagian dividen emiten. “Sentimen ini masih berlanjut, meski antisipasinya sudah dilakukan

Volume Penjualan CPO GZCO Naik 61%(rabu,07/04/2010)

PT Gozco Plantation Tbk (GZCO) mencatat hingga pertumbuhan volume penjualan minyak sawit atau CPO sekitar 61% atau sebanyak 59.500 ton yang berhasil dijual.

Saham AKRA Berpotensi Menuju Rp1.400 (rabu,07/04/2010)

Saham PT Aneka Kimia Raya Corporindo TBk (AKRA) akan dikerek menuju level Rp1.000-1.400 dalam waktu dekat ini.
Kabar yang berhembus proyek terminal BBM Jakarta Tank Terminal di Tanjung Priok, Jakarta Utara milik perseroan akan rampung. Pemerintah juga dikabarkan tertarik untuk memiliki saham perseroan melalui PT Pertamina.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa kemarin harga saham AKRA ditutup koreksi Rp20 ke Rp940.

from : inilah.com

Kredit Mikro BRI Tambah Rp 1,2 Triliun (rabu,0704/2010)

Dalam dua bulan, kredit mikro PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) bertambah sekitar Rp 1,2 triliun. Menurut Kepala Divisi Bisnis Mikro BRI Wasito Pramono, outstanding kredit mikro per Februari tercatat sebesar Rp 55,3 triliun.

Senin, 05 April 2010

research ( selasa,06/04/2010 )

Title : INDF (3875) - Trading Buy


melihat chart yang masih melakukan sideways dan akan terjadi break out jika harga 3925 berhasil ditembus

IHSG Akan Jajal Level 2.920 (selasa,06/04/2010)

Berbagai sentimen positif dari dalam dan luar negeri nampaknya masih akan mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) untuk kembali menguat. Resistance yang harus ditembus IHSG selanjutnya adalah 2.920.

"Indeks masih berpotensi menguat. Tetapi, momentum penguatan tersebut harus dipelihara oleh pemerintah," kata Kepala Riset Mega Capital Securities Felix Sindhunata ketika dihubungi okezone, di Jakarta, Selasa (6/4/2010).

Antam Bantah Bentuk Konsorsium Beli 25% Maruwai(selasa,06/04/2010)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membantah telah membentuk konsorsium dengan PT Perusahaan Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam pembeian 25% saham tambang batubara Waruwai.
"Direktur Utama kami pun menyatakan hal tersebut tidak benar sehingga perlu disampaikan kepada publik untuk dapat mengelola ekspektasi shareholders," kata Sekretaris Perusahaan Antama Bimo Budi Satriyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/4).

Ekonomi Pulih, Tren Harga Minyak Bakal Melonjak( selasa,06/04/2010)

Pengamat memprediksi, dalam beberapa waktu ke depan tren harga minyak dunia bakal cenderung melonjak seiring pemulihan ekonomi dunia serta terus melemahnya Dolar.
"Harga minyak sudah menembus US$85/barel (sekarang US$86/barel), ke depan trend harga minyak akan terus naik karena pemulihan ekonomi dunia dan dolar

Kamis, 01 April 2010

promosi fee masih berlanjut..!!!

dapat segera fee yang sangat rendah..,terendah di seluruh indonesia hanya dengan berganbung di PT etrading securities..,dan dapatkan fasilitas-fasiltas yang nyaman dengan kemudahan kita dalam bertransaksi dengan mengunakan system yang sudah online..,

bagi nasabah yang sudah pernah bergabung juga dapat menurunkan fee menjadi lebih rendah dari sebelumnya hanya dengan membawa referensi...,


promosi fee
0,15% s/d 0,25%

0,12% s/d 0,22%

0,1% s/d 0,2%

dan dapat lebih rendah lagi dari yang di atas!!!
** syarat dan ketentuan berlaku


pastikan anda mendapatkan fee terendah dan fasilitas yg terbaik!!!


contact person : Rommy soetandi ( 061-76610864 ) atau ( 085262755123 )

77 Emiten Belum Laporkan Keuangan

Sebanyak 77 emiten tercatat belum menyampaikan laporan keuangannya hingga batas akhir 31 Maret 2010.
Berdasarkan data yang dihimpun INILAH.COM di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/4) dari 77 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan tersebut, sebanyak 22 emiten berasal dari sektor riil dan 50 emiten dari sektor jasa.
Adapun jumlah emiten di sektor riil mencapai 168 perusahaan, sedang di sektor jasa mencapai 235 perusahaan. Menurut keterangan BEI, dari 77 emiten tersebut ada yang sudah menyampaikan keterbukaan informasinya ke BEI, ada juga yang belum. Dari emiten sektor riil, yang sudah menyampaikan keterbukaannya ada 5 emiten.
Sementara di divisi pencatatan surat utang tercatat ada 5 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangannya, sementara 35 emiten sudah.

from : inilah.com

Laba Bersih PGAS Membumbung 882,8%

Prestasi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) pada 2009 lalu luar biasa. Perusahaan penyalur gas ini berhasil mengatrol laba bersih hingga 882,8% dari 2008 lalu. Nilai laba bersih PGAS terbang menjadi Rp 6,22 triliun.

Keuntungan PGAS berasal dari nilai rupiah yang menguat. Bila pada 2008 silam, PGAS masih membukukan rugi kurs hingga Rp 2,5 triliun maka pada 2009 lalu, perusahaan gas terbesar di Indonesia ini mencetak untung kurs Rp 1,2 triliun.

Selain itu, pendapatan bunga PGAS juga naik dari Rp 59 miliar menjadi Rp 160 miliar. Pendapatan lain-lain PGAS juga naik dari rugi Rp 3,3 triliun menjadi Rp 571 miliar.

from : kontan.co.id

Bank Panin Raih Laba Bersih Tembus Rp1 T

PT Bank Panin Tbk (PNBN) berhasil meraih laba bersih konsolidasi signifikan Rp1,034 triliun atau naik 29,65% dibandingkan pencapaian sebelumnya hanya Rp798,008 miliar.
Demikian penjelasan resmi manajemen Bank Panin dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (1/4).
Menguatnya laba bersih perseroan ini didukung dari pendapatan bunga dalam demoninasi mata uang Rupiah sekitar 25,43% menjadi Rp6,479 triliun ketimbang perolehan tahun sebelumnya Rp5,202 triliun, namun untuk hasil bunga berdenominasi asing naik tipis 12,20% dari Rp601,009 miliar menjadi Rp675,300 miliar.
Pendapatan operasional perseroan pun meningkat 33,98% dari Rp747,299 miliar menjadi Rp1,001 triliun. Namun, pendapatan transaksi valuta asingnya pun turun dari Rp148,834 miliar menjadi Rp100,215 miliar. Sedangkan pendapatan kenaikan nilai dan penjualan obligasi pemerintah dan surat berharga pun berhasil diraih sebanyak Rp292,351 miliar.

from : inilah.com

Rajawali Kantongi Rp9,8 Triliun

Rajawali Corporation,melalui Blue Valley Holdings Pte Ltd,melepas 1,4 miliar saham PT Semen Gresik Tbk (SMGR) ke sejumlah investor seharga Rp7.000 per saham atau senilai total Rp9,8 triliun.

Jumlah saham yang dilepas setara dengan 23,6 persen saham beredar SMGR. Dengan penjualan tersebut, Rajawali yang dimiliki pengusaha Peter Sondakh kini hanya menguasai 1,25 persen saham SMGR dari sebelumnya 24,9 persen. Managing Director for Business Development Rajawali Corporation Darjoto Setyawan mengatakan, dana hasil penjualan saham SMGR akan digunakan untuk pengembangan usaha lainnya, di antaranya akuisisi salah satu perusahaan tambang terbesar di dunia, BHP Billiton.

Medco Suplai Gas 40mmscfd ke PGN

PT Medco Energy dan Produksi (Medco EP) akan memasok gas sebanyak 40mmscfd ke PGN, kontrak dimulai April sampai Oktober 2010.
"Kontrak akan berlangsung selama 6 bulan dimulai April hingga Oktober 2010 dengan total volume sekitar 40 mmscfd," kata Presdir Medco Energy Budi Basuki di Jakarta, Kamis (1/4).