Senin, 22 Maret 2010

IHSG Siap-siap Kedodoran Lagi(selasa,23/03/2010)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin mengalami koreksi yang cukup dalam bahkan sempat terperosok di bawah level 2.700. Saham-saham berkapitalisasi besar mengalami koreksi setelah menguat cukup tajam sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (22/3/2010), IHSG ditutup anjlok 40,573 poin (1,47%) ke level 2.702,401. Indeks LQ 45 juga turun 10,098 poin (1,88%) ke level 525,681.
Tekanan terhadap IHSG tampaknya belum akan memudar pada perdagangan Selasa (23/3/2010). IHSG diprediksi akan bergerak fluktuatif dan sesekali akan melorot di bawah level 2.700.
Bursa Wall Street tadi malam ditutup menguat namun dalam volume transaksi yang tipis. Persetujuan Kongres AS atas UU Kesehatan berhasil menutup kekhawatiran seputar ketidakpastian seputar isu tersebut. Namun sebagian investor tetap mengkhawatirkan nasib sektor kesehatan setelah UU yang penuh kontroversi itu disetujui.
Pada perdagangan Senin (22/3/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 43,91 poin (0,41%) ke level 10.785,89. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 5,91 poin (0,51%) ke level 1.165,81 dan Nasdaq menguat 20,99 poin (0,88%) ke level 2.395,40.
Sementara Bursa Jepang yang pada Senin libur kembali dibuka terkoreksi. Indeks Nikkei-225 memulai perdagangan Selasa ini dengan penurunan 24,90 poin (0,23%) ke level 10.799,82.

Berikut rekomendasi saham hari ini:
1.Pada perdagangan hari senin kemarin(22/03/10) IHSG ditutup melemah 40 point (1.48%) dan tutup pada posisi 2702 hal ini terjadi karena investor asing dan lokal mulai terlihat melakukan profit taking terutama pada saham-saham blue chip, jika kita lihat pada candle stick hari ini merupakan konfirmasi penurunan yang terjadi pada IHSG dimana setelah membentuk doji pada hari Jumat pada hari senin kembali membentuk candle hitam.
Sehingga kemungkinan pada perdagangan hari ini IHSG kembali tertekan dengan titik support pada level 1 2690 dan support 2 pada 2658 yang merupakan level support trendline dan pada level resistance 1 pada level 2726 dan level resistance 2 pada level 2556 sehingga pada hari ini kisaran IHSG bergerak pada level 2658 - 2726

2. Aksi jual terhadap saham unggulan berlanjut pada hari ini, sehingga indeks anjlok signifikan setelah mengalami rally menguat selama 2 pekan terakhir. Meski mengalami penurunan akan tetapi kami melihat koreksi yang terjadi masih wajar. Terlihat meski indeks bergerak melemah, akan tetapi aliran dana asing masih mengalir ke pasar modal kita. Secara teknikal, indeks kami perkirakan masih akan bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu mendatang. Kisaran support-resistance 2.672-2.721. Saham pilihan : BMRI, PNBN, GJTL, BISI

from : detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar